Surat Kepada Malam dan 4 Puisi Lain Dino Umahuk

oleh -799 views

mungkin inilah titik kita kan hancur
saat bayangan kisah kita mulai terkubur
jangan biarkan aku tenggelam dalam kelam
jangan biarkan aku hilang ditelan malam

ke mana lagi kita harus melangkah
saat keheningan mulai terasa patah?
dulu hanya cinta yang aku pinta
kini yang tersisa hanyalah airmata

Depok, 11 Februari 2026

===============

Risalah Hujan yang Patah

jejakku memar di ujung dermaga yang mulai basah
kota adalah sebuah kitab dan aku tersesat di bab paling patah
lampu jalan mengeja jejak sunyi dalam kabut duka lara
bayang nasib menyulam namaku di lembar yang buta

jam menggigil, waktu sedang didera cinta yang meragu
detaknya gugup, serupa rahasia yang enggan berlalu
hatiku jelaga yang memendam bara paling kelam
membakar tanpa cahaya, tenggelam di palung malam

Baca Juga  Propam Polres Halsel Tegaskan Komitmen Tindak Anggota Pelanggar

bayang hujan memanggilku dengan lidah tanpa suara
mengulang permainan lama yang tak pernah temukan muara
ditikam sesal, aku terendam nyeri yang tak pernah genap
luka itu mengenal namaku sedalam ia mencintai gelap

kemudiku patah, maka kupeluk rinai sebagai kawan
melewati mimpi yang karam di laut kenangan
bayangan adalah cermin khianat yang memahat sunyi
kukejar terang, namun awan kelabu mendekapku sebelum pagi

tetes hujan menari seperti jemari hantu di kaca jendela
membawa hikayat hayal yang ujungnya terasa sia-sia
pikiranku berpilin bagai piringan hitam tergores sepi
mencari damai yang selalu luruh saat rindu kian menepi

No More Posts Available.

No more pages to load.