Swasembada Rakyat (Pemerintah yang Jadi Problem)

oleh -291 views

Kambing atau sapi adalah tabungan mereka. Atau, mungkin lebih tepat investasi. Kalau bisa hidup dan dijual, untungnya ya lumayan. Mereka bisa beli motor bekas. Kalau mati karena kembung atau penyakit lainnya, ya mereka rugi. Persis seperti Anda berinvestasi di pasar uang, bukan?

Para petani ini adalah pekerja-pekerja super tangguh di negeri ini. Mereka tidak pernah mengeluh. Salah seorang dari mereka saya temui beberapa hari lalu selesai ngarit dan memenuhi sepeda motornya dengan rumput yang dibabat dari kebun saya yang kecil dan jarang saya urus.

“Sampe di rumah mendekati Isya, Pak. Terus kasih makan sapi. Mandi, makan, terus ngeliat sapi. Rasanya ayem, Pak.” Saya tidak terpesona pada kata “ayem” itu. Ini hidup yang sangat keras, Tuan!

Baca Juga  Kali Kukuba Diduga Tercemar Proyek Pabrik Baterai

Jadi, bagaimana dengan big boss politisi kita yang nyuruh rakyatnya nanem cabe lima pot sehingga ga perlu beli cabe lagi? Pertama, ini ide keblinger. Menurut saya, biarlah harga cabai tinggi. Ratusan ribu atau bahkan jutaan petani akan menikmati sedikit keuntungan.

Untuk Anda yang tidak mampu beli cabe, Anda cari alternatif lain. Anda tidak akan mati kalau tidak makan cabe sebulan. Dan, saya kira seperti sebagian besar orang, Anda akan toleran karena tahu bahwa toh sebentar lagi harga akan turun juga.

No More Posts Available.

No more pages to load.