Tampar Presiden Prancis Emmanuel Macron, Pelaku Akui Jijik dengan Tampang Palsunya

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Valence: Pelaku penamparan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Damien Tarel mengaku dirinya berani mendaratkan telapak tangannya kepada orang nomor satu di negaranya karena merasa jijik dengan kampanye politiknya.

“Ketika saya melihat tampang ramahnya (Emmanuel Macron) yang palsu, saya merasa jijik, dan saya bereaksi dengan aksi kekerasan,” kata Tarel.

Sebelumnya diberitakan Emmanuel Macron ditampar salah satu warganya saat tengah melakukan kunjungan kerja ke desa Tain I’Hermitage.

Meski begitu, Tarel sendiri mengaku tidak berniat menampar Presiden Prancis tersebut.

Awalnya ia bersama temannya hanya akan melempar telur atau kue puding ke arah Emmanuel Macron.

Namun niat tersebut gagal saat sang presiden mendekatinya untuk bersalaman.

“Itu adalah reaksi yang impuslif, saya sendiri terkejut dengan tindakan saya,” tutur dia.

“Saya pikir Emmanuel Macron menggambarkan kemunduran negara kita,” lanjutnya.

Baca Juga  Peradi Kota Ambon gandeng Fakultas Hukum Unpatti gelar PKPA

Dua hari setelah insiden tersebut, Tarel diadili di pengadilan Kota Valence, Prancis tenggara.

Damien Tarel dituntut 18 bulan penjara, dengan empat bulan mendekam di penjara.

(red/PR)