Tanggapi Temuan 1.200 Ton Beras Tak Layak Konsumsi di Ternate, Ini Kata Bapanas

oleh -28 views

Porostimur.com, Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa seluruh bantuan pangan yang disalurkan melalui Bulog, termasuk beras, harus dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Pernyataan ini sekaligus menindaklanjuti temuan Komisi IV DPR RI terkait sekitar 1.200 ton beras di Ternate, Maluku Utara, yang telah disimpan lebih dari setahun dan kualitasnya menurun.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menegaskan, pihaknya akan memastikan semua stok beras yang akan datang pada Oktober–November 2025 tetap dalam kondisi prima.

“Walaupun di gudang ada sebagian beras yang perlu direproses atau melalui quality control, sampai ke konsumen harus dalam kondisi baik. Itu yang utama,” ujarnya di Kantor Kemenko Pangan, Senin (29/9/2025).

Baca Juga  Perayaan Natal DPRD Kota Ambon Berlangsung Khidmat, Ketua DPRD Sampaikan Pesan Damai

Dorong Penyaluran Cepat untuk Hindari Stok Lama

Arief menambahkan, Bapanas mendorong Bulog mempercepat distribusi beras ke masyarakat agar stok tidak menumpuk di gudang dan menurunkan kualitasnya.

“Kita rencanakan dari awal tahun hingga akhir tahun, 1,5 juta ton beras harus keluar. Saat ini masih ada sekitar 1 juta ton yang harus segera disalurkan,” jelasnya.

Bapanas juga memastikan kualitas beras tetap terjaga melalui perawatan dan reprocessing. “Di Bulog ada proses perawatan agar beras tidak berkutu, dan ada reprocessing jika terjadi kerusakan. Ini menjaga beras tetap food grade,” tambah Arief.

No More Posts Available.

No more pages to load.