Di satu sisi, biaya transportasi melonjak, sementara di sisi lain pendapatan warga justru menurun. Situasi ini memaksa masyarakat untuk melakukan penghematan ketat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sekarang semua serba sulit. Ongkos naik, tapi hasil kebun turun. Mau tidak mau harus berhemat,” ungkap salah satu warga lainnya.
Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, baik melalui pengawasan tarif maupun penyediaan solusi transportasi yang lebih terjangkau.
Rasid menegaskan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut akses dasar masyarakat.
“Kami berharap pemerintah bisa melihat kondisi ini dan mencari solusi. Jangan sampai masyarakat terus terbebani,” tandasnya.
(Nahrawi Hi. Taha)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










