Adapun segala kebutuhan mulai dari paramedis, alat uji dan laboratorium PCR, APD, tempat karantina, hingga penyediaan konsumsi bagi warga yang dikarantina, semua disediakan oleh HARITA Nickel.
Menurut catatan Satgas Covid-19 Desa Kawasi, sepanjang tahun 2021, sebanyak 1.140 warga masuk ke desa dengan temuan kasus positif kurang dari 7 persen. Temuan kasus tertinggi terjadi pada bulan Juli, saat gelombang kedua Covid-19 sedang terjadi secara nasional.
Namun sejak September 2021, tidak ditemukan kasus positif di desa ini. Zero Case atau tidak ditemukannya kasus positif Covid-19 di Desa Kawasi selama tiga bulan berturut-turut adalah hasil dari kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kawasi, Reinhard Siar, mengatakan bahwa kehadiran Satgas Covid-19 sejauh ini sangat terasa manfaatnya dalam pencegahan pandemi.
“Selama dua tahun, ada tanda-tanda Covid-19 tetapi tidak berdampak fatal bagi masyarakat Desa Kawasi. Awalnya cuci-cuci tangan di depan rumah itu tidak ada. Tetapi setelah dibentuk Satgas Covid-19, maka di depan rumah sudah ada. Sebelum masuk rumah cuci tangan dulu. Anak-anak biasanya tidak pakai masker, sekarang mulai peduli pakai masker. Pergi ke sekolah pagi-pagi minta masker, cuci tangan, jaga jarak,” ungkap Reinhard, Sabtu (18/12/2021).









