Tiga Capres Mulai Adu Gagasan

oleh -447 views

Rakyat akan memilih berdasarkan kehebatan kandidat. Bukan kelihaian timses dalam mengemas branding dan mengolah citra kandidat, sebagaimana selama ini terjadi.

Terinspirasi dari APEKSI, kampus-kampus sudah harus berinisiatif untuk mengundang para kandidat, menyiapkan forum buat mereka. Berikan panggung buat mereka untuk diuji oleh para akademisi. Siapkan profesor-profesor handal untuk menguji mereka. Kampus harus menjadi salah satu tempat menguji para kandidat. Dari ujian ini rakyat akan melihat mana kandidat yang layak lulus dan dipilih, mana yang tidak pantas untuk lulus dan tidak dipilih.

Kampus mesti menjadi tempat yang netral dan obyektif untuk menguji para kandidat itu. Kampus adalah tempat orang-orang yang kritis, netral dan berkompeten untuk menguji para kandidat. Lulus tidaknya kandidat itu, biarkan rakyat yang akan menilai. Rakyat tidak akan tergesa-gesa menyimpulkan pidato mereka kecuali setelah membandingkan track record masing-masing dari kandidat. Apakah mereka benar-benar cerdas dan konsiten, atau cuma ngecap.

Baca Juga  Dorong Peningkatan Kompetensi Generasi Muda, BMK 1957 Maluku Perkuat Kolaborasi dengan BPVP Ambon

Makin banyak forum adu gagasan, maka ini akan menjadi sarana mencerdaskan anak bangsa. Rakyat tidak lagi memilih kandidat berdasarkan kemasan pencitraan, apalagi sembako dan uang 100-ribuan. Tapi rakyat memilih mereka setelah mendengarkan gagasan mereka dan track recordnya. Di sinilah rakyat akan menjadi pemilih yang cerdas.

No More Posts Available.

No more pages to load.