Mungkin hanya di Indonesia negara dan pemerintahan dikendalikan oleh tiga presiden dalam waktu bersamaan. Jalan keluarnya bukan membebaskan Hasto, tapi memerdekakan negara dari cengkraman Jokowi yang bersekongkol dengan oligarki melalui kaki tangan mereka dalam negara. Instruksi Megawati harusa dilihat sebagai bargaining chip (kartu tawar) terhadap Prabowo: pilih Jokowi atau aku?
Prabowo tak punya pilihan kecuali tetap jalan bersama Jokowi. Terlebih, ia akan ternoda sebagai presiden plin-plan dalam pemberantasan korupsi kalau ia membebaskan Hasto. Toh, fait accompli yang dilakukan KPK – mungkin atas perintah Jokowi – membuat Prabowo dalam posisi point of no return. Dus, negara ini akan terhuyung-huyung dalam pusaran instabilitas dan inefektivitas mungkin sampai muncul gemuruh parlemen jalanan yang ujungnya kita tak tahu seperti apa. (*)
Tangsel, 22 Februari 2025










