Tiket Hunimua-Waipirit Dikeluhkan: Harga Diduga Berbeda, Identitas Penumpang Dipertanyakan

oleh -182 Dilihat
Layanan penyeberangan lintasan Hunimua–Waipirit pulang-pergi (PP) menjadi sorotan setelah sejumlah pengguna jasa mengeluhkan dugaan perbedaan harga tiket dengan tarif yang seharusnya berlaku.

Porostimur.com, Ambon – Layanan penyeberangan lintasan Hunimua–Waipirit pulang-pergi (PP) menjadi sorotan setelah sejumlah pengguna jasa mengeluhkan dugaan perbedaan harga tiket dengan tarif yang seharusnya berlaku.

Keluhan penumpang tidak berhenti pada persoalan nominal yang harus dibayarkan. Mereka juga mempertanyakan ketidaksesuaian data identitas yang tercantum dalam tiket dengan identitas penumpang sebenarnya.

Persoalan ini dinilai serius karena tiket dan data penumpang bukan sekadar dokumen transaksi. Informasi tersebut berkaitan dengan administrasi perjalanan, pencatatan manifest hingga kepentingan keselamatan apabila terjadi kondisi darurat dalam pelayaran.

“Kalau terjadi kecelakaan di laut, siapa yang bertanggung jawab ketika nama dan umur penumpang di tiket tidak sesuai dengan identitas pribadi?” keluh salah satu pengguna jasa.

Keluhan tersebut muncul bersamaan dengan pertanyaan mengenai transparansi tarif. Pengguna jasa meminta operator dan instansi terkait menjelaskan secara terbuka berapa tarif resmi penyeberangan Hunimua–Waipirit PP dan bagaimana mekanisme penjualan tiket yang berlaku di lapangan.

Harga Tiket dan Data Penumpang Dipersoalkan

Salah satu pengguna jasa berinisial SR kepada Porostimur.com, Jumat (21/8/2026), meminta Pemerintah Provinsi Maluku tidak mengabaikan keluhan masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan tersebut.

Baca Juga  Sampah Menumpuk di Kali Honipopu, DLHP Ambon Siap Turun: Jangan Tunggu Banjir

Ia bahkan meminta Gubernur Maluku mengevaluasi pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan layanan, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, ASDP Cabang Ambon dan PD Panca Karya.

“Gubernur Maluku harus serius melihat masalah ini. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Kami meminta agar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, ASDP Cabang Ambon, dan PD Panca Karya juga dievaluasi,” ujar SR.

Menurutnya, persoalan tiket tidak dapat dilihat semata-mata sebagai perbedaan harga. Ketepatan data penumpang juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan sejak tiket diterbitkan.

Apabila nama maupun umur penumpang yang tercantum dalam tiket berbeda dengan identitas resmi, pengguna jasa mempertanyakan bagaimana data tersebut kemudian dicatat dalam manifest penumpang.

“Kalau nama dan umur saja tidak sesuai dengan identitas, bagaimana dengan data manifest penumpang? Ini harus dijelaskan karena menyangkut keselamatan penumpang,” katanya.

Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting karena manifest merupakan salah satu data penting dalam pengelolaan transportasi penyeberangan. Karena itu, pengguna jasa meminta setiap penumpang dicatat berdasarkan identitas yang sebenarnya.

Baca Juga  Ary Sahertian: RUU Daerah Kepulauan Harus Jadi Momentum Maluku, Semua Pihak Wajib Bergerak

Selain itu, transparansi harga juga diminta. Pengguna jasa ingin mengetahui apakah nominal yang dibayarkan di loket penjualan sesuai dengan tarif resmi yang ditetapkan.

Minta Pemerintah Buka Mekanisme Tiket

Para pengguna jasa meminta pemerintah bersama operator melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mekanisme penjualan tiket di lintasan Hunimua–Waipirit.

Pemeriksaan diharapkan mencakup besaran tarif, mekanisme pembayaran, kewenangan pihak yang menjual tiket hingga proses pencatatan dan penerbitan data penumpang.

Jika ditemukan adanya pungutan yang tidak sesuai ketentuan atau pelanggaran administrasi, masyarakat berharap pihak yang bertanggung jawab dapat diberikan tindakan sesuai aturan yang berlaku.

Bagi pengguna jasa, transparansi menjadi hal penting agar tidak muncul ruang yang dapat merugikan penumpang maupun menimbulkan ketidakjelasan dalam pelayanan.

Mereka juga meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka mengenai tarif resmi penyeberangan Hunimua–Waipirit PP, sehingga masyarakat memiliki kepastian mengenai biaya yang harus dibayarkan ketika menggunakan layanan tersebut.

Di sisi lain, ketepatan identitas penumpang dinilai harus menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Nama, umur dan data identitas lainnya semestinya tercatat sesuai dokumen resmi penumpang.

Baca Juga  Carlos Espi Bawa Real Madrid Menang Dramatis 2-1 atas Espanyol di Liga Spanyol

Sebab, ketika terjadi keadaan darurat, data tersebut bukan hanya berkaitan dengan pelayanan, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam proses identifikasi dan pertanggungjawaban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak operator maupun instansi terkait belum memberikan penjelasan mengenai dugaan perbedaan harga tiket dan ketidaksesuaian data identitas penumpang pada layanan penyeberangan Hunimua–Waipirit PP.

Porostimur.com membuka ruang klarifikasi dan penjelasan dari pihak operator maupun instansi terkait agar persoalan ini dapat dilihat secara berimbang dan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai tarif serta mekanisme administrasi penumpang.

(Josian Kakisina)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.