Setelah perjalanan panjang dan melelahkan menuju basecamp, akhirnya pada tanggal 4 Mei 2025, tim bisa memulai operasional pemanjatan. Dengan durasi pemanjatan selama 6 hari dengan hari pertama turun kembali ke dasar tebing dan 4 malam bermalam di tebing (hanging camp), tim menghadapi beberapa kendala dalam pemanjatan multi-pitch. Salah satunya cuaca ekstrem, hujan deras mengguyur hampir setiap hari.
Selain itu juga, banyak batuan tajam yang mudah terlepas, memaksa semua anggota untuk terus berhati-hati, menjaga setiap langkah dan pergerakannya.
Dengan panjang lintasan vertikal kurang lebih 350 meter Total 7 Pitch pemanjatan dan 300 meter medan scrambling menuju puncak Kaku Mahu.
Pada tanggal 8 Mei 2025, pukul 10.45 WIT, di bawah langit yang cerah, tim pemanjat akhirnya berhasil mencapai Puncak Kaku Mahu (03° 14” 17’ LS 126° 04” 22 BT). Keberhasilan ini berkat kerjasama dan dukungan dari semua tim yang terlibat, terutama tim pendukung yang selalu standby di dasar tebing.
Pegunungan Kepala Madan dengan banyak puncakan di atas ketinggian 2000 Mdpl, adalah hamparan pegunungan karst yang terbentuk dari pelarutan batuan kapur. Pegunungan ini memiliki formasi batuan terjal, tebing curam. Medannya yang ekstrem ini, menawarkan pemandangan yang spektakuler dari dinding dan puncak-puncaknya.




