Tuntut Talud Penahan Air yang Tak Kunjung Dibangun, Warga Waiyari Blokir Jalan

oleh -148 views

Porostimur.com, Salahutu — Pagi yang biasanya ramai lancar di jalur utama Kecamatan Salahutu menuju Kota Ambon, mendadak macet total. Puluhan warga Dusun Waiyari, Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah, turun ke jalan memblokir akses utama sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Provinsi Maluku, Senin (4/8/2025).

Aksi pemalangan dimulai sekitar pukul 10.00 WIT. Dengan kayu dan batu, warga menutup jalan sambil membentangkan poster-poster berisi tuntutan pembangunan talud penahan air yang telah mereka usulkan sejak tiga tahun lalu. Namun, hingga kini permintaan itu tak kunjung direspons.

“Setiap hujan deras, rumah kami selalu tergenang. Air dari gunung turun deras, dan tidak ada talud untuk menahan atau mengarahkannya. Kami sudah sampaikan ini sejak lama, tapi tak ada tanggapan,” ujar seorang warga, Minggu Matdoan, saat ditemui di lokasi.

Baca Juga  Kejari Halsel Musnahkan 96 Barang Rampasan dari 17 Perkara Inkracht

Respons Cepat Aparat dan Pemerintah Kecamatan

Mendapat informasi adanya pemblokiran jalan, Kapolsek Salahutu AKP Aries, didampingi Camat Salahutu dan aparat Desa Suli, langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka berdialog dengan warga dan berupaya menenangkan situasi.

Menurut Camat Salahutu, tuntutan masyarakat cukup jelas dan telah berkali-kali disuarakan.

“Kami memahami kemarahan warga. Kami akan teruskan aspirasi ini secara resmi ke Pemprov Maluku. Ini bukan tuntutan baru,” katanya dalam dialog singkat di tengah aksi.

No More Posts Available.

No more pages to load.