Pentingnya menciptakan generasi yang gemar membaca sebagaimana dikatakan UAS di atas agar membuat kita tak kehilangan arah di tengah perubahan dan kemajuan. Upaya menciptakan generasi kita gemar membaca haruslah selalu menjadi motivasi bagi siapapun yang ingin berubah.
Namun, di tengah perubahan dan tuntutan zaman tersebut tak sampai membuat nilai-nilai agama terabaikan. Karena itu memisahkan agama dari peta jalan pendidikan nasional kita — selain berlawanan dengan semangat nilai-nilai Pancasila yang selama ini menjadi pilar utama kita dalam berbangsa dan bernegara— juga sekaligus menguburkan masa depan generasi kita.
Pentingnya menciptakan generasi yang gemar membaca dan upaya mengintegrasikan pendidikan umum dan pendidikan agama melalui apa yang disebut oleh UAS dengan “kurikulum integrity” merupakan sebuah
keharusan agar kelak tak muncul lagi generasi Abu Jahal, Abu Lahab, dan “abu-abu” yang lain. (*)








