Umar Lessy: Buru Punya Potensi Besar, Tapi Masih Dihantui Kemiskinan dan Tambang Ilegal

oleh -211 views
Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Umar Lessy mengatakan, persoalan kesejahteraan masyarakat masih menjadi tantangan besar. Tingkat kemiskinan di Maluku masih berada di kisaran 15 persen, sementara di Kabupaten Buru juga masih berada pada angka belasan persen.

Kondisi ini turut dipengaruhi oleh tingkat pendidikan masyarakat yang masih didominasi lulusan pendidikan dasar, yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, pendapatan per kapita masyarakat yang masih terbatas juga berpengaruh terhadap daya beli dan tingkat kesejahteraan secara keseluruhan.

“Data-data ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan nyata kehidupan masyarakat yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.

Bendungan Waeapo dan Bayang-Bayang Gunung Botak

Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan Bendungan Waeapo disebut sebagai salah satu langkah strategis yang diharapkan mampu menopang sektor pertanian, khususnya dalam menjamin ketersediaan air irigasi bagi ribuan hektare lahan sawah di dataran Waeapo.

Namun di tengah upaya tersebut, Kabupaten Buru juga masih dihadapkan pada persoalan klasik yang belum terselesaikan, yakni aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak.

Baca Juga  Iran Siapkan Rudal Hadapi AS, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

“Kawasan ini menjadi magnet ekonomi, tetapi juga sumber persoalan serius—baik dari aspek lingkungan, kesehatan, maupun tata kelola hukum,” ujar Umar.

Ia menambahkan, aktivitas penambangan yang tidak terkendali telah memicu kerusakan lingkungan serta konflik sosial yang berkepanjangan, yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah maupun pusat.

No More Posts Available.

No more pages to load.