Pelaku Lokal Harus Jadi Bagian Rantai Pasok
Meski demikian, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan proyek tidak semata diukur dari besarnya investasi atau kapasitas produksi LNG.
“Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika masyarakat Maluku menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi yang terbentuk,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelaku usaha lokal harus mampu masuk dalam rantai pasok industri migas, sementara generasi muda Maluku perlu dipersiapkan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Perkuat SDM dan UMKM
Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul serta memperkuat UMKM.
Selain itu, peningkatan konektivitas, pembangunan infrastruktur pendukung, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif juga menjadi fokus utama.
Peran Universitas Pattimura dinilai strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis riset.
Harapan untuk Maluku dan Indonesia Emas
Gubernur juga mengingatkan bahwa masyarakat Maluku tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proyek besar di daerahnya sendiri.
“Kita tidak boleh menjadi penonton di tanah sendiri. Sebaliknya, kita harus menjadi pelaku, penggerak, dan penerima manfaat utama dari pembangunan yang sedang berlangsung,” ujarnya.









