Usir Ilhan Omar dan Rashida Tlaib dari AS, Trump Picu Kontroversi Baru di Washington

oleh -208 views
Anggota DPR Ilhan Omar dan Rashida Tlaib meneriaki Presiden Donald Trump saat pidato kenegaraan di Kongres AS. Foto/nbc news

Omar kemudian menulis di media sosial, “Saya mengatakan apa yang saya katakan. Saya harus mengingatkan Trump bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas kematian dua konstituen saya.”

Omar mewakili Distrik Kongres ke-5 Minnesota, termasuk kota Minneapolis. Pada Januari lalu, dua warga negara AS dilaporkan tewas oleh petugas federal di Minnesota saat memprotes penggerebekan imigrasi oleh ICE dan agen bea cukai.

Sebagai anggota komunitas Somalia-Amerika di Minnesota, Omar kerap menjadi sasaran kritik Trump, yang sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa ia dan sejumlah anggota parlemen progresif lainnya harus “kembali ke tempat asal mereka.”

Sementara itu, Tlaib—perempuan keturunan Palestina pertama yang terpilih ke Kongres AS—merespons dengan unggahan bernada sindiran. “Tidak tahan dua Muslimah membantah dan mengoreksinya sehingga sekarang dia keluar. #PresidenMajnoon,” tulisnya.

Kata majnoon dalam bahasa Arab berarti kerasukan, gila, atau fanatik.

Baca Juga  ATR/BPN Perkuat Kanal Pengaduan Digital, Dorong Layanan Publik Lebih Transparan

Anggota Demokrat Lain Ikut Protes

Selain Omar dan Tlaib, sejumlah anggota Demokrat lainnya juga melakukan protes selama pidato presiden. Anggota DPR dari Partai Demokrat, Al Green, bahkan dikeluarkan dari ruang sidang karena memegang papan bertuliskan “Orang kulit hitam bukanlah kera.” Pesan itu merujuk pada video bernuansa rasis terhadap mantan Presiden Barack Obama dan mantan Ibu Negara Michelle Obama yang sebelumnya dibagikan Trump di media sosial.

No More Posts Available.

No more pages to load.