Porostimur.com, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu kontroversi baru setelah meminta anggota DPR dari Partai Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, untuk dikirim “kembali ke tempat asal mereka.”
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Rabu malam, sehari setelah pidato kenegaraan yang berlangsung hampir dua jam di hadapan Kongres.
Dalam unggahannya, Trump menuding kedua anggota parlemen Muslim tersebut berperilaku tidak pantas karena berteriak protes saat dirinya memuji kebijakan penindakan imigrasi pemerintahannya.
“Ketika Anda melihat Ilhan Omar dan Rashida Tlaib yang ber-IQ rendah, saat mereka berteriak tak terkendali tadi malam di Pidato Kenegaraan yang sangat elegan… mereka terlihat seperti harus dirawat di rumah sakit jiwa,” tulis Trump.
Ia juga menyebut keduanya sebagai “Politisi yang Curang dan Korup” dan menegaskan, “Kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asal mereka – secepat mungkin.”
Protes Saat Bahas Imigrasi dan Kota Suaka
Insiden bermula ketika Trump dalam pidatonya menyerukan agar Amerika Serikat mengakhiri kebijakan “kota suaka” yang membatasi kerja sama aparat lokal dengan otoritas federal seperti Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).
Saat itu, Omar dan Tlaib berteriak, “Anda telah membunuh orang Amerika!” sebagai bentuk protes terhadap kebijakan penegakan imigrasi yang dinilai keras.










