Usman mengaku kesal, karena mengetahui pihak maskapai Wings Air hanya memprioritaskan warga negara asing (WNA) dari China yang kerja di perusahaan tambang Harita Nickel di Pulau Obi. Hal itu dibuktikan dengan manifest penerbangan.
“Namanya reguler, bagaimana cuma China semua. Semua TKA abis saat saya cek manivest,” pungkasnya. (Adhy)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









