Utang Garuda Capai Rp70 Triliun, Ini Penyebabnya

oleh -86 views

Porostimur.com | Jakarta: Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia tengah disorot publik lantaran utangnya membengkak jadi Rp70 triliun dari sebelumnya hanya Rp20 triliun. Terkait melonjaknya utang itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkap alasannya, salah satunya karena biaya sewa (leasing) pesawat yang di luar batas wajar.

Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan menyebut beberapa tipe pesawat yang menyebabkan kenaikan biaya-biaya tersebut.

“Memang permasalahan utama Garuda di masa lalu, karena leasing-leasing (sewa pesawat) melebihi cost yang wajar dan jenis pesawatnya terlalu banyak, contoh ada Boeing 737, Boeing 777, Airbus A320, A330, ATR, dan Bombardier, ini efisiensinya bermasalah, ditambah rute yang banyak diterbangi itu tidak profitable,” kata Kartika dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPR RI.

Baca Juga  60 Calon Paskibraka Kepulauan Aru Mulai Digembleng Jelang HUT ke-81 RI

Tiko menjelaskan duduk perkara utang Garuda selama ini, mulai dari beban biaya yang tak wajar, jenis pesawat yang terlalu banyak, dan rute penerbangan yang tidak menguntungkan.

Nyatanya, dari berbagai rute penerbangan yang dimiliki perusahaan, baik di dalam dan ke luar negeri tidak semuanya memberikan keuntungan untuk perusahaan. Sebab, penerbangan ke luar negeri ternyata masih merugi sejak sebelum pandemi.