Porostimur.com, Washington — Ketegangan politik di Amerika Serikat kembali memanas setelah beredarnya video kontroversial di akun Truth Social milik Presiden AS, Donald Trump. Video tersebut menuai kecaman luas karena memuat potongan klip yang menggambarkan mantan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, sebagai kera.
Konten yang viral di media sosial itu memicu reaksi keras lintas partai politik di Amerika. Meski tidak menyebut nama Trump secara langsung, Barack Obama akhirnya angkat bicara mengenai merosotnya standar kesopanan dan etika dalam ruang publik serta politik Amerika saat ini.
Diskursus Politik Disebut Berubah Drastis
Dalam wawancara podcast berdurasi 47 menit bersama komentator politik liberal Brian Tyler Cohen, Obama merefleksikan perubahan drastis dalam nada diskursus politik di Amerika.
Cohen secara khusus menanyakan pandangan Obama mengenai meningkatnya kekejaman dalam politik modern, termasuk unggahan video rasis yang sempat viral tersebut. Video itu sendiri menggunakan latar lagu “The Lion Sleeps Tonight” dan disisipkan dalam konten yang berisi klaim tak berdasar mengenai kecurangan Pemilu 2020.
Unggahan tersebut tidak hanya memancing kemarahan dari kubu Demokrat, tetapi juga menuai kritik dari politisi senior Partai Republik. Senator Tim Scott, satu-satunya senator kulit hitam dari Partai Republik, menyebut video itu sebagai “hal paling rasis” yang pernah ia lihat keluar dari lingkungan Gedung Putih.











