Terkait menyikapi laporan badan anggaran dan keputusan dewan, wagub menyampaikan hal tersebut akan menjadi landasan dalam menyusun rancangan APBD Provinsi Malut tahun anggaran 2023 dan acuan untuk menentukan langkah langkah kedepannya.
“kepada seluruh perangkat daerah untuk lebih inovatif dalam mencari sumber-sumber pendanaan alternatif untuk pembangunan Provinsi Malut dan segera melakukan percepatan persiapan pelaksanaan program kegiatan tahun 2023,” tambah Wagub.
Usai menyampaikan rancangan, wakil Gubernur langsung menyerahkan dokumen rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2023 kepada Wakil ketua DPRD Provinsi Malut Rahmi Husein yang didampingi Sahril Taher..(Achan)




