Wakapolda Malut Instruksikan Mitigasi Masif di Wilayah Rawan, Halteng dan Sula Jadi Atensi

oleh -6 views
Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum.

Porostimur.com, Sofifi – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara resmi memulai Operasi Mandiri Kewilayahan bertajuk “Keselamatan Kie Raha 2026”. Langkah ini diambil sebagai upaya serius menekan angka kecelakaan lalu lintas yang menunjukkan tren memprihatinkan di wilayah hukum Maluku Utara.

Apel Gelar Pasukan yang dipusatkan di Lapangan Apel Mapolda Maluku Utara, Senin (2/2/2026), dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum.

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Stephen mengungkapkan bahwa Polri saat ini tengah menjalankan dua operasi strategis sekaligus: Operasi Pekat I yang fokus pada pemberantasan penyakit masyarakat selama 10 hari, serta Operasi Keselamatan 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan.

Baca Juga  Satgas MBG Maluku Tenggara Akui Sinergitas dengan SPPG Berjalan Optimal

“Operasi ini adalah langkah Cipta Kondisi menjelang Operasi Ketupat. Kita ingin menyajikan rasa aman dan nyaman, sehingga potensi gangguan, khususnya kecelakaan lalu lintas, sudah kita urai sejak dini,” ujar Wakapolda.

Soroti Angka Fatalitas: 12 Nyawa Melayang dalam Sebulan

Wakapolda tidak menutupi keprihatinannya terhadap data kecelakaan di Maluku Utara. Berdasarkan catatan terbaru, dalam bulan ini saja telah terjadi 16 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.

Merespons hal tersebut, Jenderal bintang satu ini menginstruksikan seluruh Polres jajaran untuk melakukan gerakan serentak. Penekanan khusus diberikan kepada dua wilayah dengan tingkat fatalitas tinggi, yakni Polres Kepulauan Sula dan Polres Halmahera Tengah (Halteng).

No More Posts Available.

No more pages to load.