Warga Murnaten dihajar pemuda Lisabata

oleh -367 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Maksud hati hendak mengelas penutup bak mobil yang rusak di desa tetangga, warga Murnaten malah dicegat dan dikeroyok sekelompok pemuda di Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Penganiayaan warga Murnaten ini dibenarkan Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/2).

Menurutnya, insiden ini berawal dari warga Murnaten, Yohanis Latue, yang hendak mnengelas penutup bak mobilnya yang rusak ke salah satu bengkel di Desa Nuniali, Minggu (24/2) sekitar pukul 24.30 Wit.

Sayangnya, ketika tiba di lokasi dimaksud, bengkel tersebut dalam keadaan tertutup.

Dikarenakan bengkel sudah tutup dan tidak ada aktivitas, Latue kemudian bertolak kembali ke rumahnya.

Baca Juga  Mantiri: Jangan Salah Gunakan Kecanggihan Teknologi

Namun sesampainya di Jembatan Kali Tona, dirinya dicegat sekelompok pemuda asal Desa Lisabata.

Tanpa sepatah kata, dirinya langsung dianiaya dengan sebilah kayu oleh kelompok pemuda yang tak dikenalinya itu.

”Dari kejadian tersebut korban mengalami luka lecet pada bagian sikut kanan, bengkak memar pada kepala bagian kiri dan kanan sampai dengan bagian belakang kepala,” jelasnya.

Insiden ini, jelasnya, juga dikoordinasikan dengan Babinsa Desa Lisabata, Serka Kailul dan Babinkamtibmas Desa Lisabata, Brigpol M. Nirahua, sebelumhya.

Dimana, pada pukul 03.00 Wit, keduanya menerima laporan dari warga Lisabata, Hasan Pattilouw, tentang adanya pencegatan sekaligus pemukulan terhadap pemuda Lisabata yang melakukan perjalan pulang dari Dusun Wee, Desa Nuniali.

Baca Juga  Kontras: Penembakan Laskar FPI adalah Pelanggaran HAM

Saat insiden terjadi, akunya, korban dianiaya kelompok pemuda yang tidak dikenalinya dekat lorong masuk Dusun Wee dan berlanjut sampai melawati Jembatan Kali Pana sejauh 500 meter.

Mencegah insiden ini merebak dan menjadi lebih tak terkendali, tegasnya, baik Kapolsek Taniwel, Ipda Esau Masbaitubun maupun Danramil Taniwel, sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban di Desa Murnaten.

”Kepala Desa Murnaten mengharapkan agar terduga pelaku penganiayaan warga Desa Murnaten dan Desa Lisabata diamankan untuk nantinya adakan pertemuan. Kepala Desa Lisabata melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Murnaten,sehingga masalah bisa di selesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya. (keket)