“Bagi masyarakat kepulauan, kapal bukan sekadar alat transportasi. Kapal adalah jalan kami untuk berobat, sekolah, berdagang dan berhubungan dengan daerah lain,” ungkapnya.
Persoalan lainnya datang dari sektor kelistrikan. Lenny Wonata meminta agar pelayanan PLN di Pulau Luang ditingkatkan melalui penambahan jam nyala listrik.
Menurut masyarakat, ketersediaan listrik dengan durasi pelayanan yang lebih panjang dibutuhkan untuk menunjang pendidikan, pelayanan publik, aktivitas rumah tangga hingga pengembangan ekonomi.
Anos Janji Bawa Aspirasi ke Pemerintah Provinsi
Di tengah berbagai persoalan tersebut, kehadiran Anos Yeremias mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai pertemuan langsung dengan wakil rakyat seperti itu masih jarang dilakukan setelah masa pemilihan berakhir.
“Kalau kampanye, banyak yang datang ke Luang. Tetapi setelah terpilih, kami jarang sekali dikunjungi. Karena itu kami berterima kasih Pak Anos datang dan duduk langsung bersama masyarakat mendengar kami,” ungkap seorang warga.
Masyarakat berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan, tetapi berlanjut pada kebijakan dan program konkret untuk menjawab kebutuhan Pulau Luang.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anos Yeremias menegaskan seluruh persoalan yang disampaikan masyarakat akan diteruskan dan diperjuangkan melalui koordinasi dengan instansi terkait.









