Warga Tewas di Sanana Usai Insiden dengan Prajurit, Danyon 733/Masariku Minta Maaf

oleh -7 Dilihat
Komandan Batalyon Infanteri 733/Masariku, M. Aminulah, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan salah satu prajuritnya hingga menyebabkan seorang warga meninggal dunia di Desa Umaloya, Sanana, Maluku Utara.

Dalam situasi itu, Pratu SB melakukan pukulan balasan yang mengenai wajah korban hingga terjatuh dan kepalanya terbentur aspal.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Sanana, namun nyawanya tidak tertolong.

Proses Hukum Berjalan

Aminulah menegaskan bahwa pihak TNI akan menangani kasus ini secara serius dan transparan tanpa menutup-nutupi fakta yang ada.

“Kami pastikan TNI tidak akan menutupi fakta. Namun, mari beri ruang bagi pihak terkait untuk melihat fakta secara utuh dan objektif,” tegasnya.

Saat ini, Pratu SB telah diamankan dan diserahkan ke Denpom XV/1 Ternate untuk menjalani proses hukum militer.

Soroti Aksi Anarkis Massa

Selain itu, pihaknya juga menyoroti adanya aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa pasca kejadian, termasuk perusakan rumah prajurit tersebut.

Baca Juga  GPM ke-93 Digelar di Tual, Pemerintah Tekan Harga Pangan dan Bantu Warga

Menurutnya, tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan karena merupakan pelanggaran hukum.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Mari kita percayakan penanganan ini kepada pihak berwenang agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya. (red)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.