Tren Kunjungan Wisatawan Terus Tumbuh
Dalam catatan Pemerintah Desa Welora, kunjungan wisata berbasis kapal live on board (LoB) menunjukkan tren positif sepanjang 2024 hingga 2025.
Sedikitnya belasan kapal wisata tercatat singgah di perairan Welora, membawa ratusan wisatawan mancanegara dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Belanda, dan Jerman.
Lonjakan ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap potensi wisata bahari di Maluku Barat Daya.
Fokus pada Pariwisata Berkelanjutan
Di tengah peningkatan kunjungan, Pemerintah Desa Welora memilih untuk tidak hanya mengejar kuantitas wisatawan, tetapi juga menjaga kualitas dan keberlanjutan ekosistem.
Untuk itu, desa ini bekerja sama dengan WWF Indonesia dalam melakukan kajian daya dukung wisata bahari, yang menjadi dasar pengelolaan wisata berbasis konservasi.
Sekretaris Desa Welora, Markus Laimera, menilai kajian tersebut penting untuk memastikan pengembangan wisata tetap terarah.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kajian daya dukung wisata ini. Hasilnya akan menjadi acuan untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan wisata di Welora,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Welora, Sarjon Walupi, yang menegaskan komitmen masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara pariwisata dan kelestarian lingkungan.












