10 Suku Israel Kuno Hilang Masih Misteri, Kini Tinggal 2 Suku dari Kerajaan Yehuda

oleh -341 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Israel kuno berasal dari keturunan Yakub atau kemudian diubah nama menjadi Israel.  

Israel memiliki 12 anak laki-laki yang kemudian menjadi bapa para suku-suku Israel setelah kembali dari pembuangan di Mesir.

Sejarah dan Alkitab mencatat adanya 12 suku Israel kuno.

Berikut ini 12 putra Yakub atau suku Israel

1. Ruben

2. Simeon

3. Lewi

5. Isakhar

6. Zebulon

8. Naftali

Setelah pemerintahan Salomo, Putra Daud menjadi Raja, kerajaan Israel pecah menjadi dua.

Kerajaan Israel Utara, ibukota Samaria dipimpin Yerobeam bin Nebat pada 930 SM.

Kerjaan Israel utara meliput 10 suku Israel.

Sedangkan Kerajaan Yehuda atau Israel Selatan dengan Ibu Kota Yerusalem dipimpin Raja Rehabeam, Putra Salomo.

Kerajaan Yehuda dengan 2 suku yakni Yehuda dan Benjamin. 

Kerajaan Israel lalu mengalami pembungan ke Asyur pada 721 SM. Kerajaan Yehuda pun menyusul dan dibuang ke Babel.

Alkitab mencatat, Suku Yehuda lalu kembali ke tanah perjanjian sedangkan 10 suku di Israel selatan hingga kini hilang tak kembali.

Hal itu membuat 10 suku ini secara bertahap terasimilasi oleh bangsa lain dan dengan demikian perlahan menghilang dari sejarah.

Baca Juga  Menkopolhukam: Papua Bakal Dimekarkan Jadi 5 Provinsi

Berbeda cerita dengan keturunan Yehuda dan Benjamin yang masih kita temukan hingga sekarang, yang zamak disebut sebagai orang Yahudi.

Hal ini karena mereka diizinkan untuk kembali ke tanah air mereka setelah Pembuangan Babilonia tahun 586 SM .

Namun demikian, keyakinan tetap bertahan bahwa suatu hari 10 suku yang hilang akan ditemukan.

Bahkan pencarian untuk sepuluh suku hilang ini telah dilakukan oleh orang Yahudi, Kristen dan Muslim, di hampir setiap sudut bumi.

Pada berbagai periode, suku-suku asli dan orang-orang di semua benua diidentifikasi sebagai keturunan dari sepuluh suku hilang.

Banyak spekulasi dan klaim yang bermunculan terkait pencarian ini, berikut kemungkinan suku-suku itu:

1. Afganistan

Berbagai suku Afganistan, khususnya kaum Pathan, telah menjadi perhatian bagi para pencari sepuluh suku hilang.

Baca Juga  Mayat Bayi Dalam Karung Dibuang di Penampungan Sampah

Henry Walter Bellew (1834-1892), seorang ahli bedah Inggris kelahiran India menjabarkan asumsinya itu.

Dia menemukan kemiripan antara nama tempat dalam alkitab, kata-kata Ibrani dan nama tempat lokal di Afghanistan serta beberapa kata dari bahasa dan dialek yang diucapkanya.

Bukti ini ditunjukkan oleh beberapa nama suku seperti suku shinwari adalah Shimeon, suku Levani – Lewi, suku Daftani – Naftali, suku Jaji – Gad, suku Ashuri – Asher, suku Yusuf Su, anak-anak Yusuf, dan seterusnya.

2. Jepang

Teori ini dirumuskan oleh N. McLeod, seorang misionaris Skotlandia yang tiba di Jepang pada tahun 1867.

Kuil Jepang dibangun dari cedar, katanya, seperti halnya Kuil Yahudi, dan orang Yahudi membawa Tabut Tuhan seperti yang dilakukan orang Jepang dengan mikoshi mereka (kuil portabel).

Baca Juga  Delegasi OSN Bitung dilepas ”fight” di Manado

McLeod percaya orang-orang Yahudi melintasi Asia, menaklukkan China, Korea, dan kemudian, dipimpin oleh seorang pemimpin Yahudi-Korea yang dikenal sebagai Kaisar Jimmu.

3. Rusia

Rusia bagian selatan dan daerah di sekitar Laut Kaspia berada di pusat Kekaisaran Khazar pada Abad Pertengahan awal.

Keberadaan dan kemajuan orang-orang Khazar mengindikasikan akulturasi Yahudi Diaspora (yang melek huruf dan berteknologi) dengan suku Turki-Mongol yang buta huruf dan bergaya-hidup nomad.

Selain itu, komunitas Yahudi di Kaukasus seperti Yahudi Georgia atau Yahudi Dagestan, juga dikenal sebagai Yahudi Gunung, terhubung dengan Sepuluh Suku Hilang.

Namun spekulasi-spekulasi dan penelitian tidak menjamin kebenarannya mengingat sulitnya menelusuri kembali jejak-jejak yang telah lama dan bercampur baur itu.

(red/tribunmanado)

No More Posts Available.

No more pages to load.