Rapat Umum Berujung Pengancaman, Warga Capalulu Laporkan Putra Kades ke Polres Kepulauan Sula

oleh -174 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Peristiwa rapat umum yang digelar warga Desa Capalulu guna meminta petanggung jawaban kepala desa terhadap pengelolaan dana desa rupanya berujung di kantor polisi.

Pasalmya salah satu tokoh pemuda sekaligus inisiator rapat umum Syahrul Ipa, diancam oleh seorang putra kepala desa berinisial JU dengan memggunakan senjata tajam.

Kepada porostimur.com, Syahrul mengatakan dirinya dihadang oleh JU yang berada dalam pengaruh minuman keras menggunakan sebilah pisau.

Selsai rapat umum, bt di hadang di jalan, melihat dia dengn kondisi mabuk dia menuju ke arah bt. Ahirnya bt menghindar dri dia, salah satu msyrkat (midos) mncoba mencegat dia, dia ttp ngamuk dan mengeluarkan pisau untk membunuh bt. Ahirnya bt panggil babinkamtimas untk amankan dia. Sekrng pisau sudah di amankn oleh babinkamtimas.. Ahirnya warga memnta bt untk menghidr dri kmpung,” ungkap Syahrul Ipa via inbox Facebook, Rabu (6/11/2019).

Atas perbuatannya itu, JU lantas dilaporkan oleh Syahrul Ipa ke SPKT Polres Kepulauan Sula, pada Rabu 6 November 21019, dengan tuduhan pengancaman.

Baca Juga  Polres Halbar Bagi Sembako di 5 Desa

Berdasarkan laporan bernomor: B/121/XI/2019/SPKT, tertanggal 6 November 2019 tersebut, JU pun diminta menghadap ke SPKT Polres Kepulauan Sula pada Sabtu 9 November 2019 mendatang.

Adapun laporan yang disampaikan oleh Syahrul Ipa itu, diterima oleh Bripka Lutfi Capalulu atas nama Kepala SPKT.

Saat berita ini diturunkan, Syahrul Ipa kini telah mengungsi ke Kota Sanana guna memghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Iya, saya sementara di Sanana karena saya takut jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama keselamatan diri saya,” ujarnya. (if/raka)