2.317 Tentara Armenia Tewas dalam Perang Lawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh

oleh -38 views

Porostimur.com | Yerevan: Armenia menyatakan, lebih dari dua ribu tentara tewas dalam perang melawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh selaam enam pekan.

“Sebagai catatan, dinas forensik kami menentukan 2.317 mayat adalah tentara kami, termasuk yang tak teridentifikasi,” ujar juru bicara kementerian kesehatan Alina Nikoghosyan di Facebook.

Pembaruan data yang diumumkan Nikoghosyan menambah 1.000 orang dibandingkan jumlah terakhir yang diungkapkan kelompok separatis Armenia.

Pecah sejak 27 September, perang Yerevan melawan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh berakhir melalui gencatan senjata pada Senin (9/11/2020).

Penghentian tembak menembak itu diumumkan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, di mana dia menyebutnya “keputusan yang menyakitkan”.

Melalui gencatan senjata yang dimediasi Rusia, Yerevan bakal menyerahkan wilayah di Karabakh yang bisa direbut oleh Baku.

Baca Juga  MK Temukan “Penghidupan Kembali” Pasal-pasal Inkonsitusional dalam KUHP Baru

Dilansir AFP Sabtu (14/11/2020), Azerbaijan tidak menyebutkan korban tewas di pasukannya. Namun diyakini jumlah lebih besar dari yang diklaim.

Pada Jumat (13/11/2020), Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan korban tewas lebih dari 4.000 orang, dengan 8.000 lainnya terluka.

Putin juga menuturkan terdapat 143 warga sipil yang terkonfirmasi terbunuh dalam perang yang berlangsung di region Kaukasia itu.