Pernyataan tersebut menjadi penting karena dalam penanganan HIV, persoalan tidak hanya terletak pada jumlah kasus yang ditemukan, tetapi juga bagaimana orang dengan HIV dapat masuk dan bertahan dalam layanan kesehatan.
212 Kasus dan Pentingnya Deteksi Dini
Temuan 212 kasus baru hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa pemeriksaan dan penjangkauan masih menjadi bagian penting dalam strategi penanganan HIV di Kota Ambon.
Menurut Johan, peningkatan jumlah kasus yang terdeteksi juga berkaitan dengan semakin terbukanya akses pemeriksaan dan adanya dukungan berbagai pihak dalam menjangkau masyarakat.
Salah satunya dilakukan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pendamping yang membantu proses penjangkauan orang dengan HIV.
Penjangkauan menjadi penting karena tidak semua orang yang memiliki risiko atau telah terinfeksi HIV mengetahui status kesehatannya.
Ketika status HIV tidak diketahui, seseorang tidak memiliki kesempatan untuk memperoleh edukasi dan masuk ke dalam layanan kesehatan sedini mungkin.
Sebaliknya, ketika status diketahui melalui pemeriksaan, pasien dapat memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatannya dan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan.
Karena itu, bagi Dinkes Kota Ambon, peningkatan temuan kasus juga perlu dilihat sebagai bagian dari upaya menemukan kasus yang sebelumnya mungkin belum terdeteksi.








