3 Pemain Malut United yang Diprediksi Tampil Ganas di Semifinal Liga 2

oleh -1 Dilihat
Malut United asal Maluku Utara berhasil menang 1-0 pada laga tandang kontra Nusantara United di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Jumat (8/12/2023) usai memenangi laga kontra tuan rumah berkat gol semata wayang Wawan Febrianto menit ke-42, Jumat (8/12/2023).
Penyerang Bhayangkara FC, Ilham Udin Armaiyn saat masih memperkuat Selangor FA. [Bolatimes,com]
Ilham Udin Armaiyn saat masih memperkuat Selangor FA. [Bolatimes,com]

Alumni Timnas Indonesia U-19, Ilham, memilih bermain untuk Malut United setelah sebelumnya membela Arema FC di Liga 1.

Sebagai kapten, Ilham telah memberikan kontribusi besar dengan 2 gol dan 3 assist dalam 16 pertandingan, membawa timnya ke semifinal Liga 2.

Meskipun berusia 27 tahun, Ilham masih menunjukkan keahlian dan kecepatan yang mengancam pertahanan lawan, membuktikan bahwa dia belum kehilangan ketajamannya setelah menjadi cadangan di tim Liga 1 selama dua musim terakhir.

3. Jose Wilkson

Pesepak bola Persela Lamongan Jose Wilkson (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/1/2022). Persipura dan Persela bermain imbang dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Jose Wilkson saat membela Persela Lamongan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Wilkson, striker asal Brasil, bergabung dengan Malut United di pertengahan musim, memberikan solusi signifikan sebagai targetman.

Awalnya, tim kesulitan mencetak gol karena kurangnya sosok targetman, seperti yang terlihat pada perekrutan pemain depan cepat seperti Hari Nur Yulianto dan Ilham Udin Armaiyn.

Baca Juga  Dugaan Perselingkuhan Seret Nama Anggota DPRD Haltim, Aktivis Desak Latif Mole Klarifikasi

Dengan kehadiran Wilkson, performa Malut United meningkat pesat. Dalam 12 penampilan, striker berusia 31 tahun ini mencetak 8 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak di tim saat ini.

Sebelumnya, Wilkson memiliki pengalaman di Liga 1 bersama Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan pada musim 2021/2022, memudahkan adaptasinya kembali ke Indonesia dan bermain di kasta yang lebih rendah.

sumber: suara

No More Posts Available.

No more pages to load.