3 Puisi Firman Wally

oleh -254 views

mewangi bunga kasturi yang tersimpuh

di jalan waktu

kau abadi di sini bersama rindu

aku tak kuasa menolak rasa

aku mencintaimu, kekasihku

seperti angin menjamah buih yang tak ragu-ragu

seperti camar di atas perahu berlayar

dan seperti kail pada senar

cintaku padamu kekasihku

semerbak aroma jantung pada tubuh

seindah lantunan ayat suci di waktu subuh

dan seindah fajar bersahaja di tanjung leihitu

kekasihku

merinduimu adalah jalan buntu

untuk siapa saja yang melaju

pada pada pintu perasaanku

dan hatiku adalah rumah kepunyaanmu

tempatmu bernaung

tanpa harus menungggu rindu

memanggilmu pulang

Tahoku, 02 Agustus 2023

======

Kau Kutulis Jadi Puisi

Aku menemui jejakmu yang kaku

Baca Juga  Proyek Irigasi Rp34 Miliar di Morotai Jebol, Kejati Malut Mulai Cermati

di jalan yang diberi nama rindu

ketika malam sibuk mengubur senja

di telaga mataku

lalu kau kutulis kembali

di majalah kumpulan puisi

supaya waktu tak lebih bercahaya

melengkahi binar senyummu

Aku menulis dengan tangan

yang seringkali menyebut namamu

di tirai malam

agar riwayat pertemuan kita

tidak dilumat congkaknya waktu

Tahoku, 02 Agustus 2023

========

Firman Wally, pria kelahiran Tahoku 03 April 1995. Penulis buku Lelaki Leihitu. Saat ini aktifitasnya selain menulis, juga sebagai pengajar di SMA NEGERI 27 MALUKU TENGAH. Akun Instagram: firmanwally02

No More Posts Available.

No more pages to load.