Porostimur.com, Ambon – Game online merupakan salah satu bentuk hiburan yang sangat banyak diminati oleh banyak kalangan masyarakat termasuk anak-anak, banyak sekali beragam jenis game online yang dapat anak-anak akses di dalam gadget yang mereka miliki.
Jika digunakan dengan bijak game online bisa memberikan dampak positif terhadap anak-anak, salah satunya adalah mengasah kemampuan yang dimiliki anak.
Tetapi, bukan hanya memberikan dampak positif, game online juga bisa memberikan banyak dampak negatif terhadap anak-anak jika tidak diawasi oleh orang tua. Berikut adalah beberapa dampak negatif game online terhadap anak. Yuk kita simak!
1. Memicu perilaku agresif

Banyak game online yang tidak disarankan untuk dimainkan oleh anak-anak, salah satunya karena mengandung unsur kekerasan seperti memukul, berkelahi bahkan membunuh.
Jika anak secara rutin memainkan game dengan unsur kekerasan, maka anak cenderung akan meniru perilaku tersebut dan bisa saja mempraktikkan kepada teman ataupun orang lain, sehingga anak akan tumbuh dengan perilaku yang agresif.
2. Melontarkan kata-kata kasar

Anak yang sering bermain game online sering melontarkan kata-kata kasar, mengingat bahwa peminat game online bukan hanya anak-anak saja.
Jadi kemungkinan anak meniru kata-kata kasar tersebut dari pemain lain seperti orang dewasa atau remaja yang cenderung suka menggunakan kata-kata kasar, sehingga anak tertarik untuk meniru kata-kata kasar tersebut.









