Ini sebuah cerita, ketika manusia bingung arah pulang; pemakaman telah dulu digali mayat-mayat yang hilang
Hilang – lengang dan samar; kotoran tidak lagi mengetahui arti debu dan pasir.
2023
======
Tentang Saya
Rifqi Septian Dewantara asal Balikpapan, Kalimantan Timur Mei 1998. Karya-karyanya pernah tersebar di beberapa media online dan buku antologi puisi bersama. Kini, bergiat dan berkarya di Halmahera, Maluku Utara. Bisa disapa melalui Facebook: Rifqi Septian Dewantara.











