Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal kebaikan. Seperti yang dicontohkan para sahabat Nabi Muhammad SAW dari golongan kaya.
Alih-alih menggunakan untuk kepentingan pribadi, para sahabat kaya raya ini menyumbangkan harta bendanya untuk kepentingan di jalan Allah SWT.
Berikut lima sahabat Nabi Muhammad SAW yang kaya raya dan gemar bersedekah.
Abu Bakar As-Siddiq RA
Merangkum buku Alquran dan Ekonomi Integrasi Ilmu Ekonomi dan Keislaman yang Bersumber dari Alquran dan Hadis karya Efendi Sadly dkk, Abu Bakar As-Siddiq RA merupakan seorang saudagar kaya raya. Abu Bakar RA dikenal sebagai sahabat Nabi Muhammad SAW yang gemar bersedekah dan peduli terhadap umat Islam.
Dikisahkan, Abu Bakar RA menyumbangkan seluruh hartanya untuk kepentingan umat Islam dalam beberapa kesempatan, seperti pada saat Perang Tabuk. Tak hanya itu, ia juga mewakafkan tanah dan kebunnya di Khaybar untuk dimanfaatkan sebagai kebun zakat bagi fakir dan miskin.
Umar bin Khattab RA
Umar bin Khattab RA merupakan sahabat Rasulullah SAW yang kaya raya, tapi memilih untuk hidup sederhana. Ia dikenal atas kekayaannya yang melimpah sekaligus kerendahan hatinya dalam bersedekah.
Umar bin Khattab RA sering memberikan harta benda dan uangnya untuk menyokong kegiatan dakwah Islam dan menyalurkan bantuan kepada umat yang membutuhkan. Dia juga mewakafkan banyak lahan dan kebun untuk digunakan sebagai kepentingan umum, termasuk membangun masjid dan memperluas Masjid Nabawi di Madinah.









