Porostimur.com, Moscow – Sebanyak 84 pejabat distrik di Moskow dan St Petersburg, Rusia, menurut Presiden Vladimir Putin mengundurkan diri. Mereka menilai Putin merugikan masyarakat dan negara.
Desakan mundur terhadap Putin ini dituangkan dalam sebuah petisi yang diungkap oleh pejabat perwakilan St Petersburg Semenovsky, Ksenia Torstrem, melalui pernyataan di Twitter. Petisi itu dibuka khusus untuk pejabat perwakilan daerah dan distrik di Rusia.
“Berbagai pejabat telah menuntut pengunduran diri Putin,” kata Torstrem di Twitter sembari menyertakan petisi tersebut, Senin (12/9).
Di awal dibuka, petisi ini diteken oleh 18 perwakilan daerah di Rusia, menurut laporan CNN. Sejak itu, jumlah pejabat yang menandatangani petisi itu pun dilaporkan terus bertambah.
Torstrem pun menyerukan agar pejabat perwakilan kota-kota lainnya turut menandatangani petisi tersebut.
“Jika Anda seorang deputi dan ingin bergabung, dipersilakan,” ucap Torstrem dalam Bahasa Rusia.
Para deputi yang menandatangani petisi itu meyakini tindakan Putin selama ini telah merugikan bangsa dan negara.
“Kami, para deputi kota Rusia, percaya bahwa tindakan Presiden VV Putin merugikan masa depan Rusia dan warganya,” demikian bunyi petisi itu.




