Porostimur.com, New York – Presiden AS Joe Biden mengatakan, Israel telah setuju untuk menghentikan aktivitas militer di Gaza selama bulan suci Ramadan.
Ramadan yang merupakan bulan suci bagi umat Muslim diperkirakan akan dimulai pada malam tanggal 10 Maret 2024, dan berakhir pada malam tanggal 9 April 2024.
“Ramadan akan segera tiba, dan sudah ada kesepakatan dari pihak Israel bahwa mereka juga tidak akan melakukan kegiatan selama Ramadan, untuk memberi kita waktu untuk mengeluarkan semua sandera,” kata Biden saat tampil di acara NBC “Late Night with Seth Meyers.”
Biden juga memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan dukungan internasional karena tingginya angka kematian di antara warga Palestina di Gaza. Ia menambahkan, Israel telah berkomitmen untuk memungkinkan warga Palestina mengungsi dari Rafah di selatan Gaza sebelum mengintensifkan perang darat di sana dengan target menghancurkan milisi Hamas.
“Terlalu banyak orang tidak bersalah yang dibunuh. Kini Israel telah memperlambat serangan di Rafah,” kata Biden, seraya menambahkan bahwa gencatan senjata sementara akan mempercepat proses bagi Palestina untuk memiliki negaranya sendiri.
Namun diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak solusi dua negara (Israel dan Palestina).









