Turun Tangan, Dewan Adat 4 Kesultanan dan Massa Aksi Kepung Kantor KPU Malut

oleh -1,059 views

Porostimur.com, Ternate – Para dewan adat dari empat kesultanan di Maluku Utara, yakni Kesultanan Tidore, Kesultanan Ternate, Kesultanan Bacan dan Kesultanan Jailolo, kini mulai turun gunung mempersoalkan buruknya pelaksanaan pilkada di negeri berjuluk Jaziratul Mulk itu.

Tampak para dewan adat empat kesultanan mengenakan pakaian adat berwarna merah. Mereka dipimpin Kapita Ngofa (Panglima) Kesultanan Tidore Muhammad Ali Alting, Kapita Lao Kesultanan Bacan, Jogugu Kesultanan Ternate dan Kapita Kesultanan Jailolo.

Para dewan adat bersama ratusan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Maluku Utara (AMMU) mendatangi Kantor KPU Provinsi Maluku Utara, Rabu (18/12/2024). Mereka mengepung kantor KPU di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah, sekitar pukul 16.00 WIT. 

Baca Juga  Mengenal Slow Burn Relationship, Saat Hubungan Tumbuh Perlahan

Tepat di depan sebuah toko yang berhadapan dengan kantor KPU Malut, massa aksi membakar ban bekas. Asap hitam tampak membumbung ke udara.

Mereka membawa umbul-umbul, bendera dan spanduk yang tertulis, “Menolak tunduk kepada oligarki, diskualifikasi 04,”. Ada juga spanduk bertuliskan “Maluku Utara tidak berdamai dengan #Boneka Pusat,”.

Kapita Ngofa Kesultanan Tidore Muhammad Ali Alting, dalam orasinya mengatakan di negeri Jazirahtul Mulk harus mengedepankan kejujuran, tidak boleh berbohong karena nanti akan lenyap. 

No More Posts Available.

No more pages to load.