Porostimur.com, Namlea – Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri, merupakan organisasi pecinta alam yang di dirikan di bandung, sejak tahun 1964. Wanadri mempunyai empat pilar dalam kegiatannya yaitu, Pendidikan, Penjelajahan, Kemanusiaan, dan Lingkungan.
Dalam upaya melaksanakan empat pilar kegiatan Wanadri tersebut, pada tahun 2025 ini Wanadri berniat melaksanakan kegiatan di pulau Buru yg diberi tajuk Ekspedisi Wanadri 2025: Rediscover Buru.
Ketua Tim Pemanjatan Tebing Kaku Mahu Jihan Syafira, mengatakan pada tanggal 28 April 2025 lalu, Tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu yang merupakan bagian awal dari Ekspedisi Wanadri 2025 – Rediscover Buru, memulai operasionalnya.
Kegiatan diawali dengan perjalanan Gunung Hutan dari Desa Nanali, Kecamatan Kepala Madan, Pulau Buru untuk mencapai dasar tebing yang akan dijadikan titik awal pemanjatan. Pelaksanaan operasional Gunung Hutan dan Pemanjatan Tebing Kaku Mahu ini direncanakan membutuhkan waktu total 15 hari.
Dibutuhkan waktu enam hari untuk mencapai titik awal pemanjatan. Anggota tim harus menembus medan pegunungan batuan karst dg hutan belukar yang lebat dan cukup berat, menyusuri jalur terjal sambil menerapkan sistem pendorongan logistik tahap demi tahap hingga akhirnya sampai di titik basecamp.




