Konflik India-Pakistan ke Perang Informasi, Picu Krisis Kebenaran

oleh -287 views
Tentara paramiliter berjaga di jalan dekat pelabuhan Karachi menyusul meningkatnya ketegangan militer antara Pakistan dan India, Jumat, 9 Mei 2025. (AP/AP)

Porostimur.com, Islamabad – Ketika senjata India dan Pakistan akhirnya terdiam setelah saling tembak selama berhari-hari pada awal Mei 2025, perang lain justru makin sengit di ranah digital. Konflik India-Pakistan kini berlanjut dengan misinformasi, propaganda, dan penyensoran terus menyebar di media sosial, menciptakan kebingungan publik terkait siapa yang menang, siapa yang memutarbalikkan fakta, dan versi peristiwa mana yang harus dipercaya.

Para ahli memperingatkan bahwa platform digital kini telah berubah menjadi medan perang informasi. Propaganda berbasis AI, disinformasi yang terorganisir, dan penyensoran ekstrem telah menjadi senjata baru yang mengancam kebenaran, stabilitas, dan perdamaian regional, terutama di Asia Selatan.

Konflik India-Pakistan dipicu oleh serangan di wilayah Kashmir yang dikelola India, yang menewaskan 26 orang. India menuduh Pakistan mendalangi serangan tersebut, klaim yang secara tegas dibantah Islamabad.

Baca Juga  Bungkam Jerman 2-1, Ekuador Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Lewat Jalur Peringkat Ketiga

Ketegangan meningkat menjadi kebuntuan militer selama empat hari, yang baru mereda setelah gencatan senjata ditengahi Amerika Serikat pada 10 Mei 2025.

Namun, meski konflik militer berakhir, perang narasi tetap berlangsung. Para pemerhati hak digital menyoroti bahaya besar dari perang informasi ini, yang digerakkan oleh media arus utama dan media sosial di kedua negara.

No More Posts Available.

No more pages to load.