Kepada Nadiem Kita Berkaca

oleh -169 views
Agung Prahitna


Oleh: Agung Prihatna, Direktur Index Indonesia

Kalau nanti di pengadilan terbukti mensrea Nadiem Makarim memperkaya diri atau orang lain dalam kasus pengadaan laptop, maka sempurnalah wajah anomie bangsa kita. Keteraturan sosial sudah benar-benar retak. Norma sosial kita kosong. Tidak ada lagi kesepakatan norma yang mana tabu dan yang mana yang tidak, termasuk di dalam memperoleh harta kekayaan.

Tadinya kita masih berharap kalau pejabat berasal dari keluarga kaya dan terpelajar mereka mampu menegakkan integritas dan menjauh dari tindak korupsi. Habitat kelompok kaya ini bisa membentengi anggotanya dari hal buruk.

Harapan itu pupus. Tidak ada lagi kelompok masyarakat yang bisa dipercaya memegang kekuasaan. Semua orang berhasrat menumpuk harta tanpa batas. Mau itu dari keluarga miskin, kaya, terdidik atau bahkan pemuka agama ternyata bisa jadi koruptor. Siapapun yang punya kesempatan, tanpa takut ia mencuri uang rakyat.

*

Hampir semua orang di negeri kita ini takzim, takjub dan tunduk kepada orang kaya yang hartanya melimpah. Ada semacam etika sosial yang menekan kalau ketemu mereka badan dipaksa agak membungkuk sebagai tanda hormat dan takluk. Tidak peduli kekayaan mereka itu berasal dari sumber yang secara sosial tidak etis.

No More Posts Available.

No more pages to load.