Porostimur.com, Ambon — Anggota DPRD Provinsi Maluku Rimaniar J. Hetharia, menyoroti secara serius persoalan krisis air bersih serta ancaman banjir dan tanah longsor yang kerap melanda kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Ia menilai, persoalan tersebut sudah sangat mendesak dan membutuhkan langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Maluku maupun Pemerintah Kota Ambon.
Menurut Rimaniar, kebutuhan air bersih merupakan persoalan fundamental yang hingga kini belum tertangani secara optimal. Keterbatasan sumber air membuat warga Gunung Nona harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama pada musim kemarau.
“Masalah air bersih ini sangat urgent dan tidak bisa lagi ditunda. Pemerintah provinsi maupun pemerintah kota harus segera mengambil langkah nyata, baik melalui pembangunan jaringan air bersih maupun pencarian sumber air baru,” ujar Rimaniar saat dihubungi dari Ambon, Minggu (21/12/2025).
Kawasan Rawan Banjir dan Longsor
Selain persoalan air bersih, Rimaniar juga menaruh perhatian besar pada isu kebencanaan di kawasan Gunung Nona. Ia menyebut wilayah tersebut tergolong rawan banjir dan tanah longsor, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga membahayakan keselamatan warga.
Ia berharap pemerintah segera melakukan survei teknis di titik-titik rawan bencana, sekaligus menyusun perencanaan pembangunan infrastruktur penanggulangan yang memadai.









