Porostimur.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji, menyoroti maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat sejumlah pejabat dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai fenomena tersebut perlu menjadi bahan refleksi bersama untuk mencari akar persoalan praktik korupsi yang masih terus terjadi.
Menurut Sarmuji, tingginya jumlah kasus OTT tidak seharusnya hanya dipandang sebagai peristiwa penegakan hukum semata, melainkan momentum untuk mengevaluasi sistem yang memungkinkan praktik korupsi terus berulang.
“Jadi ini OTT banyak ini, kita harus merefleksikan kenapa kok OTT itu banyak. Kenapa praktik korupsi itu masih sering terjadi,” kata Sarmuji kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Korupsi Jangan Jadi Berita Rutin
Sarmuji menilai masyarakat tentu tidak ingin terus-menerus disuguhi kabar penangkapan pejabat akibat kasus korupsi. Karena itu, ia menekankan pentingnya mencari akar persoalan yang menyebabkan praktik korupsi terus berulang.
“Kan harus direfleksikan supaya kita ini nggak terjebak dalam berita-berita yang tidak menyenangkan. Masa kita saban tahun, saban bulan disuguhi berita OTT terus,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu mengevaluasi sistem penyelenggaraan pemerintahan agar praktik-praktik buruk tersebut dapat dicegah sejak awal.









