Porostimur.com, Tobelo – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Sabtu (25/4/2026) pukul 07.06 WIT. Dalam sepekan terakhir, gunung api aktif tersebut tercatat telah meletus sebanyak 13 kali.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu pada erupsi kali ini mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau 1.687 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah barat laut. Letusan juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 43,82 detik.
Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi
PVMBG mencatat, tingkat aktivitas Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada. Data pengamatan kegempaan pada 25 April 2026 menunjukkan adanya 111 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 7–34 milimeter dan durasi 30,77–59,13 detik.
Selain itu, tercatat pula 5 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 12–34 milimeter serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo dominan 3 milimeter.
Sepanjang tahun 2026, aktivitas erupsi Gunung Dukono telah mencapai 74 kali, menandakan intensitas aktivitas vulkanik yang cukup tinggi.









