Porostimur.com, Teheran — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengeluarkan ancaman keras terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan akan memperluas konflik hingga ke luar kawasan jika agresi terhadap Iran kembali terjadi.
Ancam Pukulan Dahsyat
IRGC menyebut, pihaknya belum mengerahkan seluruh kekuatan dalam menghadapi serangan sebelumnya, namun siap memberikan serangan balasan yang lebih besar jika konflik kembali memanas.
“Jika agresi terhadap Iran diulangi, perang regional akan meluas ke luar kawasan, dan pukulan telak kami akan membawa kalian pada kehancuran total di tempat-tempat yang tidak dapat kalian bayangkan,” demikian pernyataan IRGC.
Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa kekuatan Iran akan ditunjukkan di medan perang, bukan sekadar retorika.
“Kami adalah prajurit, dan kalian akan melihat kekuatan kami di medan perang, bukan dalam pernyataan kosong,” tegasnya.
Respons terhadap Ancaman AS
Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang dalam beberapa hari terakhir mengisyaratkan kemungkinan serangan baru jika upaya diplomatik gagal.
Trump menyatakan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan serangan lanjutan, namun masih memberi ruang bagi proses negosiasi.









