Porostimur.com, Namrole – Akses terhadap Al-Qur’an bagi santri di wilayah pedalaman masih menjadi perhatian. Kondisi geografis dan jarak yang tidak mudah dijangkau membuat kebutuhan sarana keagamaan di wilayah pelosok membutuhkan perhatian lebih.
Kondisi tersebut mendorong LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Maluku kembali menyalurkan manfaat melalui program Tebar Sejuta Qur’an bersama Kang Maman dan JNE.
Kali ini, mushaf Al-Qur’an disalurkan kepada para santri di Pondok Pesantren Hidayatullah Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Senin (7/9/2026).
Penyaluran mushaf tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BMH untuk membantu memenuhi kebutuhan umat, khususnya para santri yang berada di wilayah pelosok dengan keterbatasan sarana penunjang pendidikan keagamaan.
Perjalanan menuju wilayah pedalaman Buru Selatan bukan perkara mudah. Jarak yang jauh serta kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang membawa bantuan.
Namun, tantangan tersebut tidak menyurutkan upaya BMH untuk memastikan manfaat dapat menjangkau masyarakat dan santri yang membutuhkan.
Bagi para santri, mushaf yang diterima bukan sekadar barang bantuan. Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam aktivitas mereka sehari-hari, mulai dari belajar membaca, menghafal, memahami hingga mendekatkan diri dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.









