Dampaknya Bisa Merusak Organ Vital, Ini Ciri-ciri Tubuh Kekurangan Oksigen yang Perlu Kamu Ketahui

oleh -37 views

Porostimur.com | Ambon: Istilah hipoksia atau rendahnya kadar oksigen dalam tubuh mulai banyak dikenal luas setelah pandemi covid-19 terjadi.

Namun tak hanya penderita covid-19 saja yang bisa mengalami hipoksia, sejumlah penyakit dan kondisi tertentu juga bisa membuat tubuh mengalami kondisi ini.

Berikut ciri-ciri tubuh kekurangan oksigen yang perlu kamu ketahui:

Manfaat air purifierKenali ciri-ciri tubuh kekurangan oksigen. / Foto: Freepik/ Foto: Retno Wulandari
  • Perubahan warna kulit di seluruh tubuh, mulai dari membiru hingga memerah
  • Pusing
  • Linglung
  • Batuk
  • Detak jantung sangat cepat atau lambat
  • Napas cepat dan pendek
  • Berkeringat
  • Bersin-bersin

Dikutip dari WebMD, selain covid-19 penyebab yang bisa membuat tubuh kekurangan oksigen adalah serangan asma. Selain itu penyakit paru seperti bronkitis, pneunomia dan terdapatnya cairan pada paru-paru, masalah pada jantung, serta anemia atau kekurangan sel darah merah juga dapat membuat seseorang mengalami hipoksia. 

Namun ada juga beberapa penyebab lainnya. Apa saja?

Baca Juga  Hardiknas 2026, Bupati Haltim Tekankan Pembelajaran Mendalam dan Kesejahteraan Guru
Pusing merupakan salah satu ciri-ciri tubuh kekurangan oksigen.
Pusing merupakan salah satu ciri-ciri tubuh kekurangan oksigen. Foto: Pexels/Andrea Piacquadio.

Menurut Health Line, seseorang juga bisa menderita kekurangan oksigen saat berada di permukaan yang tinggi seperti gunung. Keracunan gas dengan pembakaran tak sempurna seperti karbon monoksida atau berada dalam ruangan tertutup yang tak memiliki ventilasi baik juga bisa membuat seseorang kekurangan oksigen.

Agar lebih akurat dalam mengetahui kadar oksigen dalam tubuh, kamu bisa menggunakan oksimeter.

Kadar oksigen normal menunjukkan angka 95-100. Kamu perlu waspada jika oksimeter menunjukkan angka di bawah 90 dan segera periksakan dirimu. Selain itu kamu juga bisa menjalani tes darah atau tes napas dengan terlebih dahulu berkonsultasi pada dokter.