Porostimur.com, Ambon – Meskipun aktivitas mulai berangsur normal, namun tak sedikit perusahaan yang masih menerapkan work from home (WFH) alias bekerja dari rumah saat pandemi COVID-19.
Bagi beberapa orang, work from home adalah anugerah tersendiri. Selain lebih fleksibel, pekerja juga dapat menghemat ongkos transportasi hingga makan siang saat WFH.
Namun di balik keuntungan tersebut, faktanya WFH juga memberikan tantangan tersendiri, salah satunya jadi lebih gampang terdistraksi dan sulit fokus saat bekerja di rumah. Mereka kesulitan untuk memisahkan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi.
Terlebih, ada banyak sekali bentuk distraksi atau gangguan saat WFH. Mulai dari bermain game, menonton televisi, hingga mengerjakan pekerjaan rumah, entah itu memasak, mencuci pakaian, hingga membersihkan rumah.
Work From Home Pengaruhi Rentang Perhatian
Ilustrasi bekerja dari rumah/Foto: Freepik/ Diana.grytsku |
Faktanya, lingkungan kerja bisa memengaruhi attention span atau rentang perhatian pekerja, tak terkecuali saat bekerja dari rumah. Dalam beberapa kasus, bekerja dari rumah bisa memberikan banyak ‘gangguan’ yang membuat kamu kesulitan untuk fokus pada pekerjaan.
“Secara neurologis otak diatur untuk beroperasi dengan berfokus hanya pada satu tugas pada satu waktu,” kata John Earl, seorang pelatih perhatian, kesejahteraan, dan kepemimpinan serta direktur Goodfoot Development, dilansir dari Metro UK.


Ilustrasi bekerja dari rumah/Foto: Freepik/ Diana.grytsku

