Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapore
SAYA senang bahwa yang menjadi bintang pada balapan montor di sirkuit baru itu adalah seorang pawang hujan. Ia perempuan muda. Dan, saya senang kabarnya dia berhasil menghentikan hujan.
Dalam KBBI, pawang adalah “orang yang mempunyai keahlian istimewa yang berkaitan dengan ilmu gaib, seperti dukun, mualim perahu, pemburu buaya, penjinak ular.” Memang, Rara — nama pawang hujan ini — memiliki keahlian menghentikan hujan itu. Walau pun itu tidak berada dalam wilayah keyakinan saya.
Saya memperhatikan berita-berita di media. Hampir semua mengatakan bahwa Rara sekarang mendunia. Tentu tidak sembarangan orang bisa menghentikan hujan.
Saya baca (https://cnn.it/3N401zD) bahwa sebuah perusahan di Inggris bisa menghentikan hujan. Tepatnya memindahkan hujan. Namun itu butuh waktu 6 minggu untuk persiapan dan beayanya sekitar US$150,000 (lebih dari dua milyar!).
Sementara Rara hanya perlu sesajen dan cawan yang dipukul-pukul sebagai modalnya. Dan, anehnya, bagaikan ular ketemu tongkat, hujan melarikan diri. Dan Rara sendiri kemudian menjadi sensasi.









