Pawang

oleh -0 Dilihat

Saya teringat kejadian siang tadi ketika membaca soal pawang hujan ini. Dalam hati saya, ah mengapa tidak ada pawang harga ya?

Melihat balapan motor ini, tiba-tiba saya ingat ungkapan pada jaman Romawi kuno, yang bunyinya kira-kira begini: “Berilah rakyat roti untuk mengenyangkan perutnya; dan hiburan yang menyenangkan hatinya, maka mereka akan dengan sukarela menanggalkan kebebasan dan hak-hak politiknya.”

Ungkapan ini terkenal dengan julukan “panem et circenses.” Atau “roti dan sirkus.” Roti adalah makanan pokok; dan sirkus adalah hiburan — yang seringkali pada saat itu ditampilkan dalam bentuk kolosal.

Tapi dari pengalaman saya siang tadi, bahkan “roti” pun menjadi semakin sulit didapat. Sementara, hiburan (sirkus) hanya dinikmati segelintir elit. Jelas tidak mungkin menerapkan begitu saja konsep kekuasaan Romawi kuno itu dalam kondisi kita saat ini.

Apakah sebuah rejim bisa bertahan tanpa memberikan rakyatnya cukup makan? Sayangnya, jawabannya adalah bisa. Dengan dua cara: represi dan nasionalisme.

Baca Juga  Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait setelah Diserang AS

Jadi, jangan heran kalau Anda akan mendengar lebih banyak bahwa nama Indonesia harum di dunia internasional karena berhasil menyelenggaran MotoGP (yang bener: dunia sibuk dengan invasi Rusia ke Ukraina!).

No More Posts Available.

No more pages to load.