Cerpen Karya: Alifah Nurcharissa Chaniago
Seorang gadis mengunjungi sebuah toko kue dengan senyum yang terlihat di wajahnya. Menyapa ramah beberapa pegawai yang sedang bekerja, kemudian memilih duduk di dekat jendela.
Ini merupakan salah satu tempat favoritnya, yang cocok untuk melihat suasana di sore hari. Mengingat beberapa hari lagi ia akan merayakan ulang tahun, membuatnya semakin tidak sabar untuk menantikannya.
Aniceta Kalyna, gadis yang akrab dipanggil Kaly. Menyukai rasa green tea, dan selalu mengunjungi toko kue saat sore hari. Merupakan mahasiswa semester 7 yang sedang disibukkan oleh skripsi. Ia mulai membuka buku, dan mengeluarkan laptop. Masih berpikir topik apa yang akan ditulisnya.
Keramaian di luar toko, tidak mengganggu konsentrasi Kaly sedikit pun. Kini, ia tengah terdiam sembari menikmati semilir angin. Tiba-tiba seseorang dari arah belakang menepuk pundaknya. “Kau, Kaly?” tanyanya.
“Ya,” jawab Kaly seadanya. Sepertinya ia pernah melihat orang ini sebelumnya.
Laki-laki tersebut langsung duduk di depan Kaly.
“Oh ya perkenalkan, Saya Earvin Ghaly. Panggil saja Arvin,” ucapnya sambil menjulurkan tangan.
Kaly menerima juluran tangan Arvin. “Aniceta Kalyna, Kaly.”
“Mungkin sebenarnya kamu sedikit bingung dengan kedatangan Saya,” kata Arvin membuka pembicaraan, dan Kaly hanya mengangguk sebagai jawaban.
“Tetapi, sebenarnya Saya sudah sering memperhatikan kamu,” Kaly tampak sedikit terkejut.
“Tenang, Saya tidak memiliki maksud apapun. Hanya ingin sekedar menyampaikan sebuah informasi, yang mungkin penting bagi kamu.”
“Informasi penting apa?” Kaly mulai tertarik akan pembicaraan.









